SIMP@N DAN D’PABRIKU, INOVASI UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI DAN MEMBANGUN EKOSISTEM DIGITAL

Michael A. Purwoadi dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memamerkan proyek perubahannya yang diberi nama Sistem Informasi Manajemen Pengetahuan (SIMP@N). Michael mengatakan bahwa berdasarkan Perpres Nomor 95 tahun 2018, kita akan berusaha mengubah e-government yang sekarang ini menjadi e-government yang lebih terintegrasi dan lebih terkoneksi. Untuk melakukan itu pasti ada masa transisi. Pada masa itu lah manajemen pengetahuan (SIMP@N) diperlukan. Aplikasi SIMP@N ini bukan aplikasi sendiri tapi platform jadi bisa diambil atau dipanggil aplikasi lain. Dari proyek perubahan yang dikerjakannya, Michael ingin mengajak kolaborasi antar instansi pemerintah.

 “Semua yang bertanggung jawab terhadap implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk memasukkan informasi-informasi pengetahuannya kedalam suatu sistem yang tunggal, nanti sistem ini hanya ada satu di Indonesia dipakai oleh seluruh ASN, dipakai oleh seluruh instansi pemerintah”. ungkap Michael

Gambar 1 Booth pameran Michael A. Purwoadi

Asep Riswoko dengan proyek perubahannya berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan membangun ekosistem digital agar bisa diakses oleh publik secara luas. Ekosistem digital yang dibuat oleh Direktur Pusat Teknologi Bioindustri BPPT ini berbentuk website dengan alamat D’Pabriku.com. Melalui website ini, masyarakat bisa melihat kebutuhan untuk membuat produk-produk sendiri terutama pemanfaatan bahan baku alam yang ada disekitar masyarakat, misalnya masyarakat suatu desa yang punya bahan baku melimpah tetapi bingung bagaimana memasarkannya, bagaimana mengolahnya agar menjadi produk jadi dapat memanfaatkan website ini untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan. Harapannya agar masyarakat bisa menghasilkan produk-produk sendiri, menciptakan nilai tambah terhadap komoditas yang ada disekitarnya dan kemudian bisa menjualnya di website D’Pabriku juga. Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan ekosistem digital ini ketika membutuhkan teknologi, membutuhkan sarana produksi transaksi, menjual produk, atau membeli produk sehingga semuanya disediakan untuk masyarakat, oleh masyarakat dan dari masyarakat.

Gambar 2 Asep Riswoko menjelaskan kepada pengunjung tentang website D’Pabriku

 Gambar 3 Alur dan tujuan proyek perubahan Asep Riswoko

Please follow and like us: