PELATIHAN REVIEWER EKSEKUTIF KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

Jakarta- Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristekdikti mempunyai tugas untuk mempunyai tugas melaksanakan program dan evaluasi pendidikan dan pelatihan, serta penyelenggaraan pelatihan. Salah satu pelatihan yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Kemenristekdikti yaitu Pelatihan Reviewer Eksekutif. Pada pelatihan ini Pusdiklat bekerja sama dengan Direktorat Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti dan Quantum HRM Internasional. Tujuan pelatihan reviewer adalah peserta mampu merekomendasikan kelayakan proposal dan luaran penelitian kepada penyelenggara penelitian, terutama terkait dengan INSINAS dan PPTI serta Simlitabmas maupun Sistem PRN, serta mampu mensosialisasikan program-program Kementerian Ristek terkait penelitian

Pelatihan reviewer eksekutif yang dilaksanakan di Hotel Sari Pacific Jalan M.H Thamrin Nomor 6 Jakarta memiliki jadwal pelatihan yang berbeda dari pelatihan reviewer penelitian perguruan tinggi. Jika pelatihan reviewer dilaksanakan selama 5 hari berturut-turut, untuk pelatihan reviewer eksekutif dilaksanakan selama dua minggu dan hanya dijadwalkan hari Jum’at dan Sabtu yaitu pada tanggal 22, 23, 29 dan 30 Nopember 2019.

Pelatihan ini diikuti oleh 72 peserta yang terdiri dari beberapa instansi yaitu 3 peserta dari Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN, 1 peserta dari Kementerian ESDM (Puslitbang Geologi Kelautan), 2 peserta dari Kementerian Hukum dan HAM (Balitbang Hukum dan HAM), 1 peserta dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (Badan Riset dan Sumber Daya Manusia), 1 peserta dari Kementerian Kesehatan (Badan Litbang Kesehatan), 1 peserta dari Kementerian Kominfo, 1 peserta dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Badan LItbang dan Inovasi), 2 peserta dari Badan Tenaga Nuklir Nasional, 1 peserta dari Badan Informasi Geospasial, 9 peserta dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, 6 peserta dari Lembaga Penerbangan dan Antariksan Nasional, 14 peserta dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, 1 peserta dari Asosiasi Peneliti Kesehatan Indonesia, 1 peserta dari Politeknik Kesehatan Bandung, 1 peserta dari Politeknik Kesehatan Malang, 1 peserta dari Politeknik Kesehatan Yogyakarta, 2 peserta dari Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia), 4 peserta dari Universitas Bina Nusantara, 4 peserta dari Universitas Budi Luhur, 1 peserta dari Universitas Hasanuddin, 2 peserta dari Universitas Mercu Buana, 1 peserta dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, 2 peserta dari Universitas Pancasila, 2 peserta dari Universitas Pelita Harapan, 2 peserta dari Universitas Sebelas Maret, 2 peserta dari UPN Veteran Jakarta, 1 peserta dari PT Bio Farma, 1 peserta dari PT Kalbe Farma (Stem Cell & Cancer Institute), dan 1 peserta dari PT Krakata Posco

Selama mengikuti pelatihan, peserta dibekali dengan materi Arah Kebijakakan Kemenristek/BRIN dalam Meningkatkan Mutu Penelitian Mengacu RIRN, PRN, Standardisasi Kegiatan Penelitian dan Standar Nasional Indonesia, Pedoman Pembentukan Komite Penilaian/Reviewer dan Tata Cara Pelaksanaan Penilaian Penelitian, Standar Biaya Keluaran (SBK) Sub Output Penelitian, Standar Biaya Masukan (SBM), dan Pertanggungjawaban Penelitian, Pengadaan Barang dan Jasa Khusus Penelitian, Standar Nasional Penelitian dan Pengelolaan Penelitian Berbasis Output, Etika Reviewer (Karakter, Etika, Conflict of Interest), Tingkat Kesiapterapan Teknologi dan Pengukurannya, serta Roadmap Penelitian, TKT Online, Pengukuran Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), Penelusuran Penelitian Sebelumnya (Database, Indeks, dan Sitasi Penelitian, Sinta, Arjuna, Anjani, Rama, Garuda). Penelusuran KI (Paten, Paten Sederhana, Hak Cipta, Disain Tata Letak Sirkuit Terpadu, Perlindungan Varietas Tanaman), Organisasi Fungsional Litbangjirap, Perencanaan Bisnis Plan untuk Produk Litbangjirap, Tehnik Penulisan Proposal “didanai-able”, Penilaian Prototype Hasil Penelitian (Prototype R&D dan Prototype Laik Industri – (termasuk dr segi ekonomis), Sistem Informasi Manajemen PRN (pengenalan dan praktek), Format dan Teknik Penilaian Proposal Flagship Terintegrasi, Penerapan Standar SNI ISO/IEC 17024:2012 dalam Pengembangan Kompetensi Penilai/Reviewer Penelitian.

Kegiatan pelatihan ini tidak hanya diisi dengan materi yang sifatnya teori, tetapi peserta juga dibekali dengan materi yang sifatnya praktik seperti mereview PPTI dan Penilaian Pelaksanaan Penelitian/Monev, mereview Simlibtabmas dan PRN, mereview Insinas dan Penilaian Pelaksanaan Penelitian/Monev.

Untuk dapat memiliki sertifikat reviewer yang dikeluarkan oleh HRM Quantum dan dapat digunakan untuk mereview proposal sampai tingkat ASEAN, peserta harus melewati dan lulus tiga ujian yaitu essay dengan tema Integritas Reviewer yang jujur dan professional, Ujian Sertifikasi dan Post Test.

Sebelum menutup kegiatan pelatihan, Wisnu S.Soenarso selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristekdikti menyampaikan review penyelenggaraan pelatihan.Indeks  kepuasan peserta terhadap layanan pada pelatihan reviewer eksekutif yaitu 87,9% dengan rincian kepuasan peserta terhadap pemateri 87,21%, kepuasan peserta terhadap pelayanan panitia 88,89%, kepuasan peserta terhadap fasilitas pelatihan 85,25% dan kepuasan peserta terhadap program 90,33%. Masukan/saran dari peserta akan dijadikan bahan perbaikan dan tindak lanjut pelatihan reviewer berikutnya.

                                                                                                                                    (tkp)

Please follow and like us: