PEMBUKAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PIMPINAN TINGKAT III ANGKATAN I TAHUN 2019

 

Serpong, 12 Agustus 2019 – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristekdikti bekerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Pimpinan (Diklat PIM) Tingkat III Angkatan I Tahun 2019 yang dimulai sejak tanggal 12 Agustus s.d 29 November 2019. Peserta Diklat PIM Tingkat III berjumlah 40 orang yang yang berasal dari 36 unit kerja di lingkungan Kemenristekdikti, yaitu:  Unit Utama Kemenristekdikti 5 orang, LL Dikti IV, LL Dikti X, LL Dikti XI, Universitas Jambi, Universitas Borneo Tarakan, Universitas Andalas, Universitas Negeri Manado, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Haluoleo, Universitas Tadulako, UNS Surakarta, ISI Surakarta, UPN Yogyakarta, Universitas Jember, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Cendrawasih, Universitas Brawijaya, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Institut Teknologi Sumatera, Universitas Trunijoyo, Politeknik Pangkep, dan Universitas Timor masing-masing 1 orang, Universitas Pattimura, Universitas Negeri Papua, Universitas Negeri Padang, dan Universitas Negeri Lampung masing-masing 2 orang.

 

Acara Pembukaan Diklat PIM Tingkat III Angkatan I Tahun 2019 dihadiri oleh Kepala Pusat Pembinaan Program dan Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristekdikti, Tamu Undangan diantaranya Kepala Biro AKP ISI Surakarta, Kepala Biro Umum dan Keuangan Universitas Papua, Wakil Rektor II Universitas Andalas, Wakil Direktur II Politani Pangkep, LL Dikti Wilayah VI, Kepala Bagian Keuangan dan Kepegawaian Universitas Trunojoyo, Kepala Bagian Hukum dan Kepegawaian UNESA, Dekan Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan, Wakil Rektor II Universitas Pattimura, serta para Pejabat Struktural, dan Widyaiswara di lingkungan Pusdiklat Kemenristekdikti. Sebelum dimulai secara resmi acara pembukaan, seluruh peserta Pendidikan dan Pelatihan PIM Tingkat III Angkatan I Tahun 2019 mengikuti gladi resik pembukaan yang dibimbing staf Pusdiklat Kemersitekdikti, dilanjutkan dengan Pembukaan yang dimulai tepat pada pukul 08.30 WIB di Ruang Auditorium Kampus Pusdiklat Kemenristekdikti, Serpong.

 

Kepala Bidang Penyelenggara Pusdiklat Kemenristekdikti Bapak Ruben Silitonga menyampaikan Selamat datang kepada Kepala Pusat Pembinaan Program dan Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, kepada Peseta Diklat PIM Tingkat III Angkatan I, Panitia, dan Tamu Undangan, kemudian dilanjutkan dengan laporan penyelenggaraan Diklat PIM Tingkat III Angkatan I. Pembukaan secara resmi Diklat PIM Tingkat III Angkatan I Tahun 2019 oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristekdikti, Bapak Wisnu S. Soenarso.

Kepala Pusat Pembinaan Program dan Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia,  Ibu Erna Irawati dalam sambutannya memberikan pesan kepada para peserta diklat, “Diklat PIM Tingkat III bukan hanya sekedar Proyek Perubahan melainkan diklat untuk mengembangkan kompetensi menjadi seorang pemimpin yang inovatif dan visioner yang dapat mengantarkan organisasi mereka menjadi organisasi yang berkinerja tinggi karena untuk level administrator tugasnya adalah bagaimana mengorganisir dan mengelolah unit organisasi supaya berkinerja tinggi. Harapan saya, kita bisa menciptakan pemimpin tersebut”.

Foto 1. Kepala Pusat Pembinaan Program dan Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN Lembaga Administrasi Negara, Ibu Erna Irawati

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristekdikti, Bapak Wisnu S. Soenarso memberikan pesan kepada para peserta diklat supaya berkonsentrasi selama mengikuti kegiatan Diklat. “Dalam UU ASN disebutkan bahwa Aparatur Sipil Negara sebagai pelayan. Diharapakan dari Diklat PIM Tingkat III ini, Bapak/Ibu dapat mengembangkan tiga kompetensi, yaitu: kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi Sosio kultural. Selain itu, Bapak/Ibu juga mampu menerapkan konsep-konsep reformasi birokrasi. Tujuan penyelenggaraan Diklat PIM Tingkat III ini adalah meningkatkan kompetensi kepemimpinan pejabat struktur eselon III yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansinya masing-masing”.

Foto 2. Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristekdikti, Bapak Wisnu S. Soenarso

Setelah acara ramah tamah, para peserta Diklat PIM III Angkatan I Tahun 2019 memasuki kelas untuk mendapatkan materi Overview Kebijakan Diklat yang disampaikan Kepala Bidang Penyelenggara Bapak Ruben Silitonga. Materi tersebut berisi tentang dasar hukum kebijakan penyelenggaraan, tujuan, sasaran dan kompetensi, kurikulum, evaluasi, fasilitas pendukung Diklat dan pemanfaatannya, dan tata tertib penyelenggaraan Diklat PIM Tingkat III.

Kemudian dilanjutkan dengan materi Strategi dan Kebijakan Pengembangan SDM ASN yang disampaikan Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Bapak Ainun Na’im. Materi tersebut berisi tentang arah, strategi, dan kebijakan pengembangan SDM ASN dalam mewujudkan aparatur berkelas dunia. Arah ASN di masa yang akan datang menjadi aparatur sipil negara berkelas dunia, world class civil service, mempunyai prespektif multikultural dan kecakapan mengelola keragaman, dan memiliki prespektif whole of government, yaitu memahami dan mencari solusi terhadap masalah berbasis pada pandangan yang koheren dari kepentingan pemerintah secara keseluruhan. Strateginya adalah dengan membangun Sistem Merit ASN yaitu: menyesuaikan arah pembangunan nasional, medapatkan talenta terbaik, mengurangi kesenjangan kompetensi, meingkatkan kinerja berkelanjutan, menuju ASN dinamis, dan mengapresiasi secara layak. Kebijakan pengembangan meliputi: Keharusan penyusunan Rencana Pengembangan Kompetensi bagi setiap instansi yang tertuang dalam penganggaran, Pengembangan kompetensi harus direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi, Kegiatan pengembangan kompetensi harus terekam dalam sistem informasi pengembangan kompetensi ASN Nasional,  UU ASN telah meletakkan dasar yang kuat bagi perwujudan birokrasi kelas dunia melalui profesionalitas ASN, jeni kompetensi yang harus dikuasai ASN adalah kompetensi manajerial, teknis, dan sosio kultural, jaminan bahwa setiap ASN mendapatkan hak pengembangan kompetensi setiap tahun dalam rangka pengembangan kariernya.

Foto 3. Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im

Foto 4. Penyematan tanda peserta oleh Kepala Pusat Pembinaan Program dan Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN Lembaga Administrasi Negara

Foto 5. Penyematan tanda peserta oleh Kepala Pusat Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristekdikti

 

 

MT

Please follow and like us:
0