PENUTUPAN PELATIHAN PEJABAT PENANDATANGAN SURAT PERINTAH MEMBAYAR (SPM) ANGKATAN II TAHUN 2019

Surabaya, 21 Juni 2019 – Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Wisnu S, Soenaso secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar Angkatan II Tahun 2019 yang bertempat di Ruang Matrix I Hotel Neo + Waru Sidoarjo. Kegiatan Pelatihan ini bekerjasama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anggaran Perbendaharaan (Pusdiklat AP) yang diikuti oleh 30 peserta dari beberapa Perguruan Tinggi seperti Universitas Udayana, Universitas Timor, Universitas Jember, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Cendrawasih, LLDIKTI Wilayah XII Ambon, Politeknik Negeri Kupang, Universitas Negeri Malang, Institut Seni Indonesia Surakarta, LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, LLDIKTI Wilayah VIII, Politeknik Negeri Jember, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Trunojoyo Madura, Politeknik Negeri Madura, Politeknik Negeri Bali, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Politknik Negeri Banyuwangi, dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

Kegiatan dilaksanakan selama tujuh hari yang dimulai pada tanggal 16 – 22 Juni 2019  dengan pengisian materi selama lima hari berupa Sistem Pengeluaran Negara (5 JP), Pengantar Pengadaan Barang/Jasa terkait PPSPM (5 JP), Perpajakan atas Pembayaran Beban APBN (10 JP), Pengujian Tagihan Belanja Negara (10 JP), dan materi Aplikasi SPM (8 JP).

Seluruh peserta mengikuti ujian tertulis

Sebelum acara penutupan berlangsung para peserta Pelatihan mengikuti ujian tertulis yang dilaksanakan selama dua jam, karena ujian dilakukan secara tertulis maka pengumuman kelulusan peserta pelatihan tidak dapat diketahui secara langsung. Peserta perlu menunggu pengumuman kelulusan mereka kurang lebih selama empat belas hari kerja, karena diperlukan beberapa waktu untuk memeriksa hasil ujian yang bekerjasama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anggaran dan Perbendaharaan. Seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat telah mengikuti Pelatihan Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar Angkatan II Tahun 2019  dari Pusdiklat Kemenristekdikti.

Suasana kelas saat penutupan berlangsung

Kapusdiklat memberikan paparan kepada peserta

Kapusdiklat mendengarkan pertanyaan dari salah satu peserta

Dalam sambutannya Kapusdiklat Wisnu S. Soenarso menyampaikan beberapa paparan tentang Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristekdikti serta beliau menambahkan bahwa Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diharuskan meningkatkan kompetensinya dengan cara mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) selama setahun minimal 20 JP sesuai dengan amanah UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN dan tidak ada alasan untuk menghindar karena sifatnya wajib. Maka dengan mengikuti kegiatan Pelatihan Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar para peserta pelatihan  telah memenuhi kewajibannya untuk mengembangkan kompetensi ASN sehingga diharapkan dapat mewujudkan bentuk pelayanan kepada masyarakat secara lebih optimal.

Ahmad Yani, salah satu peserta pelatihan PPSPM Angkatan II Tahun 2019

Ahmad Yani dari Universitas jember menyampaikan pesan dan kesannya sebagai peserta Pelatihan Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar Angkatan II Tahun 2019. Menurutnya  kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar dalam mengembangkan kompetensi serta menjadi lebih berhati-hati dalam melakukan tugasnya dan mempercepat memangkas birokrasi dalam ruang lingkup kinerja, beliau berharap Pelatihan serupa dapat selalu dikembangkan untuk generasi selanjutnya serta dalam pelatihan selanjutnya dapat lebih memperbanyak praktik sehingga dapat diaplikasikan secara langsung dan diperkuat dengan materi teori-teori yang telah didapatkan sehingga dapat sangat membantu dalam pengaplikasian secara lebih maksimal.

 

 

 

                                                                                                                                                                                                PT

Please follow and like us:
0