PELAKSANAAN WORKSHOP PEMBEKALAN CALON PENGAJAR PELATIHAN DASAR CPNS

Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) mengadakan Workshop Pembekalan Calon Pengajar Pelatihan Dasar (latsar) CPNS di Kampus Pusdiklat Kemenristekdikti, Serpong, Tanggerang Selatan pada tanggal 25-26 Juni 2019. Workshop bertujuan untuk mempersiapkan tenaga pelatihan pada pelatihan dasar, mensosialisasikan kebijakan penyelenggaran Pelatihan Dasar; memperkuat substansi mata pelatihan dan kompetensi peserta sebagai tenaga pelatihan

Workshop ini diikuti 31 Peserta, terdiri dari 23 peserta pria dan 8 wanita yang berasal dari 14 unit kerja di lingkungan Kemenristekdikti dan 2 instansi di luar Kemenristekdikti. Rincian peserta di unit kerja di Kemenristekdikti terdiri dari masing-masing 3 orang dari unit utama Kemenristekdikti, Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Makasar, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Pendidikan Indonesia dan masing-masing 2 orang dari Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Terbuka, Universitas Diponegoro serta masing-masing 1 orang dari UPN Veteran Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Indonesia, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Institut Teknologi Sumatra, dan Universitas Jakarta. Sedangkan instansi dari luar Kemenristekdikti terdiri dari masing-masing 1 orang dari BPSDM Daerah Provinsi Banten dan Pusdiklat SDM LHK.

Workshop dibuka langsung oleh Deputi Bidang Kajian Kebijakan LAN Dr. Muhammad Taufiq, DEA. Dalam sambutannya Deputi mengapresiasi workshop yang diadakan oleh Pusdiklat Kemenristekdikti sebagai terobosan yang efektif sebagai bagian dari upaya melaksanakan perintah Undang-undang ASN Nomor 5 Tahun 2014 tentang masa percobaan bagi CPNS selama 1 tahun dengan kewajiban lulus mengikuti Pelatihan Dasar. Banyaknya CPNS yang harus dilatsarkan membuat workshop ini penting  untuk mengoptimalkan seluruh potensi atau sumber daya yang ada terutama dosen yang memang telah mempunyai basic mengajar untuk dapat mengajar latsar. Melalui workshop ini, para dosen nantinya mempunyai bekal ilmu dan sertifikat untuk mengajar latsar CPNS pada umumnya dan lingkungan Kemenristekdikti pada khususnya.


Foto 1. Pembukaan Worshop Pembekalan Calon Pengajar Pelatihan Dasar (latsar) CPNS

Hari pertama workshop tanggal 25 Juni 2019, peserta disatukan dalam kelas besar untuk kemudian mendapatkan materi dari pemateri. Meteri pertama disampaikan oleh Ir. Wisnu S. Soenarso, M.Eng (Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti) tentang kebijakan penyelenggaraan CPNS di lingkungan Kemenristekdikti. Materi kedua dan ketiga disampaikan oleh Deputi Bidang Kajian Kebijakan LAN Dr. Muhammad Taufiq, DEA yaitu Kebijakan Pengembangan SDM Aparatur Sipil Negara dan Latsar CPNS Terintegrasi dan Manajemen Penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS (Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi). Pada materi kedua secara garis besar dijelaskan mengenai Tantangan Lingkungan Strategis, Tantangan dan Strategi Pengembangan Kompetensi ASN, dan Kebijakan Latsar CPNS. Materi ketiga secara garis besar dijelaskan mengenai dasar hukum pelatihan, kompetensi yang dibangun, diklat terintegrasi, struktur kurikulum, metode pelatihan, dan panduan teknis penyelenggaraan.


Foto 2. Pemaparan materi oleh Deputi Bidang Kajian Kebijakan LAN Dr. Muhammad Taufiq, DEA

Materi selanjutnya pada hari pertama dipaparkan oleh Kepala Bidang Pengembangan CPNS dan Stuktural LAN, Dr. Bayu Hikmah Purwana, M.Pd tentang pembekalan habituasi dan aktualisasi, coaching dan mentoring dan pola pendampingan. Hal-hal yang tekankan dalam materi pembekalan habituasi dan aktualisasi adalah tentang pembelajaran aktualisasi, konsep habituasi dan aktualisasi, mata pelatihan sebagai sumber imagination/issu, kemampuan penetapan isu dan perubahannya. Materi coaching dan mentoring ditekankan mengenai peran mentor dan coach dalam latsar CPNS dan tips melakukan coaching dan mentoring, sedangkan materi pola pendampingan ditekankan mengenai tujuan, waktu, jadwal, dan ketentuan lain dalam pendampingan serta tugas, kode etik, wewenang  pendamping.


Foto 3. Pemaparan materi oleh Kepala Bidang Pengembangan CPNS dan Stuktural LAN, Dr. Bayu Hikmah Purwana, M.Pd

Hari kedua Workshop, tanggal 26 Juni 2019, peserta pada pagi dan siang hari dibagi menjadi 3 kelas kecil berdasarkan 3 agenda utama latsar yaitu agenda sikap perilaku bela negara, agenda nilai-nilai dasar PNS, dan agenda kedudukan dan peran PNS dalam NKRI. Pembagian peserta dilakukan berdasarkan peminatan terhadap 3 agenda tersebut. Ketiga agenda tersebut diampu oleh masing-masing satu Widyaiswara yang terdiri dari Dwi Rahmanendra, S. Hut., M.Pd (Widyaiswara Ahli Madya Pusdiklat SDM LKH) untuk agenda pertama, Drs. Muhammad Iqbal Fadillah, M.Ed.L (Widyaiswara Ahli Madya Pusdiklat Teknis dan Fungsional LAN RI) untuk agenda kedua dan Ani Suprihartini, SE., MM (Widyaiswara Ahli Madya Pusat Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Nasional dan Manajerial ASN) untuk agenda ketiga. Dalam penyampaian materi, para Widyaiswara secara garis besar menjelaskan mengenai desain pembelajaran untuk masing-masing agenda latsar. Materi disampaiakan dengan beberapa metode pembelajaran seperti ceramah, role play dan diskusi. Untuk materi pada hari kedua tersebut, beberapa output yang dicapai adalah RBPMP dan bahan tayang untuk masing-masing agenda.


Foto 4. Pembuatan RBPMP dan bahan tayang oleh peserta worskshop

Selama Workshop dilaksanakan, peserta Workshop sangat antusias dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran. Antusiasme peserta workshop terlihat dari ketepatan waktu peserta dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran, banyaknya pertanyaan dari peserta kepada pemateri, dan tugas pembuatan RBPMP dan bahan tayang yang diselesaikan tepat waktu. Beberapa pertanyaan peserta antara lain (1) “apakah peserta latsar ada yang tidak lulus? dan jika ada apa penyebabnya?”, (2) “apakah setelah selesai workshop peserta dapat menjadi coach dan mentor sekaligus?”, (3) “apakah proses aktualisasi harus sesuai dengan bidang tugas dalam SK CPNS peserta latsar?”.

Dalam proses penyampaian materi seluruh pemateri menjelaskan dengan baik dan lugas sehingga peserta antusias dalam mengikuti setiap sesi pelatihan. Respon pemateri dalam menjawab pertanyaan peserta juga sangat baik dan lugas sehingga peserta menjadi lebih memahami apa yang sebelumnya belum mereka pahami. Hal tersebut didasarkan pada wawancara yang kami lakukan terhadap beberapa peserta Workshop yaitu Prof. Ganefri, PhD dari Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Endang Larasati Setianingsih, M.S dari Universitas Diponegoro, dan Prof. Ida Bagus Putu Aryana, M.Si dari Universitas Pendidikan Ganesha yang semuanya menyatakan bahwa pemateri sangat baik dalam menyampaikan materinya. Beberapa jawaban pemateri terhadap pertanyaan peserta secara singkat diantaranya adalah (1) tentang ketidaklulusan peserta latsar; peserta latsar ada yang tidak lulus, ketidaklulusan peserta lebih banyak dikarekan sikap dan perilaku peserta latsar, (2) tentang coach dan mentor; setelah mengikuti workshop ini, peserta dapat menjadi coach dan mentor tetapi pada angkatan latsar yang berbeda, (3) proses aktualisasi; tidak harus sesuai dengan SK CPNSnya, tetapi lebih ditekankan pada tusi penempatan kerjanya.


Foto 5. Salah satu peserta Workshop yang memberikan pertanyaan kepada pemateri

Sesi sore, pada hari kedua Workshop, peserta kembali disatukan pada kelas besar untuk kemudian dari masing-masing agenda pada kelas kecil mempresentasikan RBPMP dan bahan tayang yang sudah dibuat. Untuk agenda pertama perwakilan untuk melakukan presentasi dipaparkan oleh Dr. Sunarsih, S.S., M.A. perwakilan untuk agenda dua dilakukan presentasi oleh Dr. Beniharmoni Harefa, S.H., LL.M dan Dr. Aceng Muhtaram Mirfani, M.Pd, sedangkan untuk agenda ketiga dipresentasikan oleh Prof. Dr. Ketut Suma, M.Si. Proses presentasi dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab.


Foto 6. Penutupan Worshop Pembekalan Calon Pengajar Pelatihan Dasar (latsar) CPNS oleh Kapusdiklat Kemenristekdikti

Setelah presentasi dilakukan oleh masing-masing perwakilan agenda baik satu, dua dan tiga, kegiatan Wokshop Pembekalan Calon Pengajar Pelatihan Dasar ditutup oleh Kepala Pusdiklat, Ir. Wisnu S. Soenarso, M.Eng. Dalam sambutan penutupannya, Kepala Pusdiklat mengapresiasi keseriusan peserta mengikuti Workshop dan berterima kasih kepada seluruh peserta atas keikutsertaan peserta dalam workshop yang telah dilaksanakan. Harapan Kepala Pusdiklat nantinya peserta Workshop dapat “membantu” Pusdiklat Kemenristekdikti menjadi fasilitator latsar CPNS khususnya apabila latsar CPNS dilaksanakan di universitas atau unit kerja peserta Workshop.

–nds–

Please follow and like us: